Sabtu, 14 Maret 2015

2. CARA MENGHINDARI SENGATAN LISTRIK


     Kebakaran atau Ledakan, kebocoran kabel dapat terjadi: 

       Pastikan area telah bebas dari bahan-bahan yang mudah terbakar atau mudah menyala.alat pemadam api ringan wajib disediakan di sekitar lokasi kerja   matikan seluruh peralatan listrik setelah digunakan, dan lepas semua yang terhubung dengan sambungan kabel las atau electric, gulung dengan rapi untuk semua kabel yang tidak digunakan.
       
   Perlu diperhatikan juga:
  1. Kabel-kabel elektrik harus diperiksa dan di inspeksi secara rutin dan telah ada label inspeksi yang     sahkan oleh O&M.
  2. Menggunakan PPE yang tepat dan sesuai persyaratan yang berlaku, sebelum dan selama pekerjaan welding berlangsung.
  3. Mesin welding dan panel elektrik harus dilindungi dengan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB).
  4. Panel elektrik harus berlindung dari hujan.
  5. Sarung tangan yang digunakan tidak boleh basah atau lembab untuk menghindari terkena sengatan arus listrik / shot.
  6. Tersedianya sambungan grounding yang tepat ,baik untuk mesin welding dan panel elektrik.
  7. Pastikan selalu dalam kondisi terkunci guna mencegah tindakan dari orang yang tidak berwenang.
  8. Pengelasan hanya dilakukan oleh tukang las yang sudah terlatih dan mahir.

Terpercik material panas atau slag.

  1.   Lindungi dengan fire blanket yang sesuai.
  2.  Jauhkan seluruh material yang mudah terbakar / mudah menyala dari area kerja.
  3. Gunakan layar/ kain api  khusus untuk menahan percikan api.

Melakukan pemeriksaan fisik terhadap peralatan / perlengkapan welding (gagang alat, kabel, dll) sebelum digunakan.

  1.  Seluruh peralatan/perlengkapan kerja yang rusak dan tidak dapat digunakan harus segera dikirim ke petugas elektrik yang berwenang untuk diperbaiki atau di karantina.
  2.  Menyediakan grounding / Masa yang tepat terhadap instalasi welding dan pipa
  3. Pekerja, ter papar sinar Las, terhirup asap yang berlebihan atau uap nya.
  4.  Menyediakan pelindung wajah bagi kerja guna mencegah terjadinya percikan api mengenai mata.
  5.  Menyediakan ventilasi atau sirkulasi udara yang memadai (blower dll) di area kerja.
  6.  Pastikan blower telah di inspeksi sesuai aturan yang berlaku.

Jumat, 13 Maret 2015

3. Focus Audit at workshop overhead crane





 APA SAJA YANG DI PERIKSA DAN DISIAPKAN ?


  1. Pemeriksaan harian yang dilakukan oleh operator apakah sesuai dengan tanggal nya?
  2. Sertifikat crane ditempel di dekat creane dan terlihat , dan sertifikat telah disahkan /dikeluarkan oleh pihak ketiga?
  3. Operator crane memiliki izin untuk pegoperasikan dan sudah terlatih ?
  4. Semua bagian crane dalam kondisi baik?
  5. Pendant Control atau Controller dalam kondisi kerja & Diindikasikan (atas, bawah, Timur, Barat, Utara dan Selatan)
  6. Derek Kait - Tidak ada bengkok, retak dan swit pemutus arus batas melebihi dari kapasitas keselamatan Crane Limit bekerja dengan baikdan dalam kondisi ?
  7. Wire Rope - Tidak usang, terpotong , tertekuk, hancur, atau terkena ninyak ada sisa car dll)
  8. Crane maintenance / perawatan yang dilakukan secara bulanan dan catatan nya tersedia?
  9.  Akses yang aman disediakan untuk pemeliharaan crane dan RA yang tersedia untuk bekerja pada ketinggian untuk kru pemeliharaan melaksanakan pekerjaan perbaikan / pemeliharaan?
  10. Crane /Derek Alarm bel berbunyi dan ada lampu cahaya dalam kondisi hidup?
  11. Penilaian Risiko pada terlihat da ditempatkan diarea kerja dan operator dan pekerja lain sudah memehami  ?
  12. Nomor registrasi mesin derek dicetak pada derek?
  13. Setiap melihat Pengamatan Lainnya / selalu perbaiki Perbaikan